Testimoni: Andika Perdana Putera (Voluntourism Bromo)

Voluntourism bukan hanya sekedar perjalanan biasa bagi saya. Bertemu dengan teman-teman baru, tinggal dan berinteraksi langsung dengan warga lokal, serta bermain dengan adik-adik kecil yang luar biasa merupakan sedikit kompilasi dari keseluruhan cerita perjalanan yang sangat menarik.
Namun, esensi yang jauh lebih besar dari hal itu semua adalah perjalanan ini kembali mengingatkan saya bahwa masih banyak tangan-tangan kecil yang sangat membutuhkan sedikit perhatian dari kita. Ternyata di balik itu semua, ternyata masih banyak teman-teman yang berhati besar untuk meluangkan waktu dan tenaga untuk kembali menggenggam tangan tersebut dengan berjuta-juta harapan.
Mungkin belum banyak kontribusi yang bisa saya lakukan sebelumnya, tapi setidaknya saya ataupun 17 peserta yang lain telah kembali diingatkan untuk mengingat tanggung jawab yang sempat kami tinggalkan.
Menikmati keindahan pemandangan alam Gunung Bromo dalam voluntourism Bromo Book for Mountain

Merupakan suatu kehormatan tersendiri bagi saya untuk dapat berpartisipasi. Terima kasih untuk 3 hari - 2 malam yang hebat.
Jika voluntourism dapat dikatakan sebagai sebuah paket wisata, hal ini merupakan yang sangat menarik. Menyediakan paket wisata yang berkonsep alam, tinggal dan berkegiatan di home stay penduduk lokal, serta ditambah sedikit bumbu dengan kegiatan edukasi untuk lingkungan sekitar merupakan berliburan degan konsep yang baru bagi saya. Tentunya konsep berwisata seperti ini akan menjadi "sesuatu" di masa yang akan datang.
Sedikit note dari saya adalah kegiatan berladang. Walaupun harus berpanas-panas ria di tengah siang bolong, bagi beberapa peserta kegiatan tersebut adalah kegiatan yang sangat menarik. Sayangnya, para penduduk lokal sudah terlalu banyak "membantu", sehingga peserta tidak terlalu terlibat banyak dalam kegiatan tersebut. Padahal jika semakin banyak aktivitas yang bisa kita lakukan dalam kegiatan tersebut, akan semakin mengasyikkan kegiatan tersebut.
Pesan saya hanya semoga tidak cepat lelah dalam mengelola kegiatan ini. Somehow, I just believe that BFM is gonna be a next big thing after "Indonesia Mengajar".
Oh ya, jangan lupa undang saya lagi kalo ada voluntourism chapter 3 nya ya..]