Cerita Perpustakaan Dusun Selo Timur, Kerjasama KKN PPM UGM dan Book for Mountain

Pada periode KKN PPM semester genap 2015/2016 yang lalu, unit KP-05 yang mencakup wilayah kerja Dusun Selo Timur dan Selo Barat, Desa Hargorejo, Kokap, Kulonprogo mengusung tema “Kependudukan dan Keluarga Berencana”. Program-program yang kami laksanakan meliputi peningkatan administrasi kependudukan, peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan karakter, kesehatan, serta optimalisasi sumber daya lokal. Salah satu program mengenai peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan karakter yang kami rencanakan adalah “Optimalisasi Perpustakaan Dusun”. Program ini kami rancang dengan berdasar kepada observasi dan hasil diskusi dengan masyarakat setempat, dimana hal ini dilatarbelakangi oleh adanya keinginan masyarakat untuk kembali menghidupkan perpustakaan dusun yang selama ini kurang terawat.

Book for Mountain dukung pengadaan buku untuk perpustakaan Dusun Selo

Lokasi KKN kami sebenarnya tidak terlalu jauh dari ibukota kabupaten yaitu Kota Wates, namun kondisi daerah yang berbukit-bukit menyebabkan sinyal penyedia jasa komunikasi sulit didapatkan. Disamping itu, minimnya lapangan pekerjaan di daerah tersebut mendorong pemuda-pemuda setempat untuk pergi meninggalkan kampung halamannya untuk merantau mencari nafkah. Hal ini menyebabkan pembangunan desa menjadi kurang berkembang mengingat pemuda-pemuda yang merupakan penggerak masyarakat justru pergi dari kampung halamannya, dan salah satu yang terkena imbasnya adalah Perpustakaan Dusun Selo Timur yang kondisinya menjadi kian terbengkalai.

Berbicara mengenai Perpustakaan Dusun Selo Timur, perpustakaan ini berdiri pada tahun 2012. Perpustakaan tersebut dirintis oleh salah satu warga desa, dan dikelola oleh Karang Taruna setempat. Namun seiring berjalannya waktu, perpustakaan ini menjadi tidak terawat karena berbagai macam permasalahan. Disamping faktor-faktor umum yang telah disinggung sebelumnya, permasalahan yang muncul adalah buku-buku yang mulai hilang, inventarisasi yang kurang sistematis, dan pengelolaan yang kurang terkoordinir. Akibatnya, minat penduduk dusun menjadi berkurang untuk memanfaatkan perpustakaan tersebut. Hal ini sangat disayangkan mengingat bahwa di dua dusun ini banyak sekali anak-anak dan remaja yang membutuhkan fasilitas pendidikan tambahan agar dapat menunjang peningkatan kualitas SDM serta pengembangan pendidikan karakter.

Kemudian beranjak dari hal tersebut, setelah melakukan observasi dan berdiskusi dengan pendiri perpustakaan, kami diijinkan untuk membenahi kondisi perpustakaan. Kami menata ulang dan mengelompokan susunan buku yang ada, membersihkan lingkungan perpustakaan, serta memberikan fasilitas-fasilitas tambahan yang dapat menunjang perkembangan perpustakaan tersebut termasuk salah satunya yaitu sumbangan koleksi buku dari komunitas Book for Mountain. Sayangnya, program ini kami lakukan mendekati akhir periode KKN kami sehingga kami belum dapat memantau perkembangan perpustakaan dengan maksimal. Disamping itu anak-anak serta remaja di lokasi KKN kami belum bisa memahami pentingnya membaca bagi kehidupan mereka. Namun walaupun demikian, kami tetap bersemangat karena pendiri perpustakaan sendiri sangat mendukung dan memberikan kebebasan kepada kami ketika kami dalam upaya membenahi perpustakaan tersebut. Sehingga pada akhirnya kami dapat menyelesaikan program ini dengan baik serta mensosialisasikannya kepada anak0anak yang tinggal di sekitar perpustakaan tersebut.

Book for Mountain dukung pengadaan buku untuk perpustakaan Dusun Selo

Book for Mountain dukung pengadaan buku untuk perpustakaan Dusun Selo